Kamis, 24 November 2011

NYAWAMU

tak ada untaian kata yang indah
seulas senyumpun tak dapat melukiskan
majas-majas terasa hampa tuk di dengar
tak dapat terungkaplah pujian ini
engkau bagaikan dewi senja bertaburkan silau keemasan
redup rendah mewarnai kisah ini
kan hilang termakan ganasnya sang malam
tapi engkau tak peduli
ku mengerti betapa lelahnya dirimu
betapa sakitnya menahan derita
pakaian basah dibadan kering dibadan
kering bertabur lumuran darah perjuangan
cukuplah engkau menderita
tak sanggup lagi ku memandang
parasmu kini terlihat kasar dan tua
mengguratkan betapa keris perjuangan ini
puja pujiku hanyalah serangga tanah yang tak berguna
namun di jiwa raga ini terttulis pengorbananmu
terimakasih untukmu
meski tak akan mampu mengembalikan nyawamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar